Fri24102014

Cara Tepat Memilih dan Merawat Reptil dan Amfibi Kesayangan

Cara Tepat Memilih dan Merawat Reptil dan Amfibi Kesayangan

Hobiis reptil semakin meningkat, terutama didukung oleh komunitas yang semakin m...

Cantik Berhijab dengan Padu Padan Batik

Cantik Berhijab dengan Padu Padan Batik

Gaya berhijab trendi tengah menjadi ciri khas muslimah saat ini. Tampilan fresh ...

Impossible; Kau Tak Akan Pernah Bisa Seperti Aku

Impossible; Kau Tak Akan Pernah Bisa Seperti Aku

Anastasia merupakan salah satu cewek yang mewakili VIS. Ia tidak hanya cantik, t...

Mudah Menghafal Materi Pelajaran dengan Otak Kanan

Mudah Menghafal Materi Pelajaran dengan Otak Kanan

Kamu mungkin sudah tahu komentar para ahli otak tentang kedahsyatan otak manusia...

Mengikuti Kisah-kisah Terbaik Holmes

Mengikuti Kisah-kisah Terbaik Holmes

Kepiawaian Sherlock Holmes dalam mengungkap sebuah kasus memang cukup menarik pe...

Ingin dapat kiriman info buku terbaru dari Kelompok Agromedia? Silakan registrasi dengan memasukkan email.

kompetisi-komik-lintas-kata2

hijab-kawan

Nilai Pahala dan Keutamaan Memberi Pinjaman Vs Sedekah

ternyata-pinjaman-sedekahDalam salah satu hadits, dikisahkan Rasulullah melihat tulisan di pintu surga pada peristiwa Isra’ Mi’raj. “Sedekah berpahala sepuluh kalinya, sedangkan pinjaman berpahala delapan belas kalinya.” Karena penasaran, beliau bertanya kepada Malaikat Jibril, “Wahai  Jibril, mengapa pinjaman lebih utama daripada sedekah?” Lalu Malaikat Jibril menjawab, “Karena seorang peminta-minta, (terkadang) ia masih memiliki (harta), sedangkan orang yang meminta pinjaman, ia tidak akan meminta pinjaman kecuali karena kebutuhan.”

Dalam hadits riwayat Ibnu Majah dan Al-Baihaqi di atas, menunjukkan bahwa memberi pinjaman memiliki keutamaan lebih besar daripada bersedekah. Terdapat beberapa hadits lainnya yang hampir serupa menyebutkan memberi pinjaman lebih utama daripada bersedekah. Di dalam Al-Qur’an juga disebutkan bahwa memberi pinjaman dengan hati yang tulus untuk kemaslahatan si peminjam akan mendapatkan pembayaran atau pahala berlipat ganda (QS. Al-Baqarah: 245 dan QS. Al-Hadid: 11). Jika Anda bertanya, apa saja alasannya yang mudah dipahami?

Jika dikaji lebih dalam, ternyata efek sedekah dan pinjaman memiliki pengaruh yang berbeda tingkatannya. Dapat dikatakan bahwa efek sedekah tidak terasa dan kurang mendalam, baik di hati pemberi maupun penerima. Pasalnya, pemberian sedekah cenderung bersifat instan, ditandai dengan tidak adanya perjanjian antara si pemberi dan si penerima. Pemberian sedekah kurang kuat  dalam membangkitkan rasa tanggung jawab dan kemandirian si penerima. Sebaliknya, sistem pinjaman akan menciptakan konsekuensi moril untuk bersikap jujur, bersungguh-sungguh, bertanggung jawab, dan bekerja keras untuk mendapatkan hasil yang maksimal demi melunasi hutangnya, bermental maju, dan lain sebagainya.

Sistem pinjaman juga akan tetap menjaga harga diri dan kemuliaan kedua belah pihak. Berbeda dengan sedekah yang dapat mendatangkan riya, sum’ah, dan takabur bagi si pemberi sedekah. Tanpa disadari, sedekah akan mengajarkan dan membentuk “mental pengemis”. Posisi penerima sedekah seolah selalu berada di bawah sehingga dapat menurunkan derajatnya. Sedangkan sistem pinjam meminjam lebih berorientasi pada kesamaan derajat, karena posisinya berada di bawah transaksi kesepakatan (akad). Penerima pinjaman akan berusaha menjaga komitmennya untuk mengembalikannya pada tempo tertentu sambil berusaha dan bekerja.

Dari penjelasan singkat di atas, sangat wajar jika mekanisme ekonomi zaman modern ini tumbuh dinamis dan terus meningkat berkat aktivitas sistem pinjam meminjam ini. Sistem ini berjalan secara berkesinambungan untuk jangka panjang. Si pemberi pinjaman akan mendapatkan kembali uangnya, si peminjam juga mendapatkan manfaat besar karena bisa memenuhi kebutuhannya, bahkan sekaligus dapat memutar roda ekonominya yang sempat terhambat karena kekurangan dana. Demikian seterusnya hingga menciptakan perputaran ekonomi yang saling menguntungkan.

Masih banyak lagi hal lainnya terkait dengan keutamaan sistem pinjaman ini. Misalnya mengenai bentuk pinjaman dengan transaksi tabarru’ dan tijarah. Masing-masing memiliki sifat dan keutamaan yang berbeda. Lebih luasnya lagi, H. Usin S. Artyasa akan menjelaskannya di dalam buku “Ternyata Balasan Memberi Pinjaman Lebih Besar daripada Sedekah”. Beliau akan mengupas panjang lebar mengenai keutamaan berikut perbandingan keistimewaan antara memberi pinjaman dan sedekah.

Buku terbitan RuangKata ini akan membuka pola pikir Anda tentang aktivitas saling tolong menolong melalui mekanisme sedekah dan pinjam meminjam yang dampaknya sangat besar bagi kehidupan seseorang. Anda juga akan menemukan kiat sedekah dan memberi pinjaman agar dibalas maksimal, kisah nyata penuh hikmah tentang keajaiban sedekah dan memberi pinjaman, wasiat nabi dan orang-orang shaleh tentang pinjaman, dan etika pinjam meminjam.

 

Gratis Kalender

gratis kalender 2013

Pertanian

Masakan dan Ketrampilan

Distributor Buku

agromedia-distributor

transmedia-distributorbuku

kawahmedia

bukukita

Griya

Alamat

Jl. H. Montong No. 57
Ciganjur - Jagakarsa
Jakarta Selatan
Indonesia
12630

Telepon: 021-788 830 30
Faks.: 021-727 0996

 

  Powered by Jkos Indonesia